Hukum dan Syarat Wakaf Pertanyaan tentang wakaf

Wajib Tahu, Berikut Pengertian, Hukum dan Syarat Wakaf

Info Terkini

Wakaf adalah amalan yang mempunyai manfaat besar. Baik untuk penerima wakaf, pemberi wakaf maupun untuk umat. Tak hanya langsung melakukan wakaf bila ingin, tetapi amalan satu ini harus melalui proses yang sah terlebih dahulu. Berikut sedikit penjelasan terkait Hukum dan Syarat Wakaf yang harus diketahui.

Pengertian Wakaf

Bila menurut arti dalam bahasa, wakaf berarti menahan atau al habs dan menyalurkan atau at-tasbil. Tetapi bila menurut istilah, wakaf mempunyai arti menahan suatu barang kemudian menyalurkan manfaat barang tersebut. Proses wakaf ini mempunyai tujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan YME.

Hukum dan Syarat Wakaf zakat dan wakaf

Beberapa contoh wakaf adalah seperti mewakafkan tanah untuk pembangunan tempat ibadah. Kemudian ada juga wakaf bangunan seperti rumah untuk keperluan pendidikan dan keagamaan. Orang yang sudah mewakafkan hartanya tidak akan bisa menarik kembali harta tersebut karena sudah menjalani proses yang sah.

Wakaf juga dibedakan menjadi beberapa jenis. Tak hanya bisa mewakafkan harta saja, beberapa jenis wakaf dalam bentuk lainnya pun sah. Beberapa Jenis Wakaf dibedakan Berdasarkan Peruntukan, ada juga Wakaf Berdasarkan Jenis Harta, Jenis Wakaf Berdasarkan Waktu dan Jenis Wakaf Berdasarkan penggunaan harta yang diwakafkan.

Hukum Wakaf

Hukum wakaf tertuang dalam Al Quran di surat Yasin ayat 12. Yang mempunyai arti “Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).”

اِنَّا نَحْنُ نُحْيِ الْمَوْتٰى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوْا وَاٰثَارَهُمْۗ وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ فِيْٓ اِمَامٍ مُّبِيْنٍ

Wakaf adalah salah satu amalan yang bersifat sunnah yang cukup dianjurkan bila orang tersebut mampu. Dari potongan ayat diatas dapat dimaknai bahwa wakaf merupakan bentuk lain dari wujud pertolongan kepada sesama. Tolong menolong dalam jalur kebaikan dan mengarah pada ketakwaan.

Syarat Wakaf

Syarat wakaf yang perlu diketahui ada empat. Antara lain adalah al-waqif yaitu orang yang akan berwakaf, al-mauquf yaitu harta yang akan di wakafkan, al-mauquf ‘alaihi yaitu orang yang akan menerima wakaf dan yang terakhir adalah sighah atau ikrar wakaf. Orang yang ingin berwakaf haruslah mempunyai kepemilikan yang sah terhadap harta tersebut.

Hukum dan Syarat Wakaf

Selain itu, orang yang akan berwakaf juga harus baligh, berakal dan rasyid yaitu dapat bertindak secara hukum. Kemudian untuk syarat harta yang akan di wakafkan adalah merupakan harta benda yang berharga dan mengetahui jumlahnya. Selain itu, harta tersebut haruslah berdiri sendiri dan tidak melekat pada harta atau benda yang lain.

Kemudian untuk syarat orang yang akan menerima wakaf adalah Muslim atau kafir zimmi dan bebas atau merdeka. Syarat wakaf yang terakhir adalah ikrar. Saat mengucapkan ikrar, ucapan haruslah bersifat ta’bid atau tidak berbatas waktu. Selain itu ucapan tersebut harus bisa di wujudkan, bersifat pasti dan tidak ada syarat apapun yang bisa membatalkannya.

Syarat dan ketentuan wakaf tidaklah sulit untuk dijalankan. Setelah berbagai Hukum dan Syarat Wakaf telah terpenuhi, maka proses wakaf telah sah. Bila rangkaian proses tersebut sudah dijalankan, maka orang yang sudah melakukan wakaf tidak boleh berubah pikiran atau menarik kembali harta yang sudah di wakafkan.

Beramal mempunyai bentuk yang banyak dalam Islam. Tak hanya amalan harta benda saja, tetapi amalan juga bisa dapat berbentuk lainnya. Amalan dalam Islam juga tidak bersifat wajib dan menekan, tetapi selalu diiringi dengan kemampuan di pemberi. Hal ini bertujuan agar tidak memberatkan dan membebani orang yang ingin beramal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *