Wakaf Uang Diperbolehkan pengertian wakaf

Apakah Wakaf Uang Diperbolehkan? Berikut Dasar Hukum Dan Penjelasannya

Info Terkini

Didalam agama islam, terdapat sejumlah amalan yang dapat dilakukan oleh umatnya untuk mendapatkan pahala. Salah satu amalan yang dapat dilakukan tersebut adalah wakaf. Amalan yang satu ini sudah sering terdengar di negara Indonesia. Namun, masih ada pula sebagian orang yang belum mengetahui maknanya. Untuk itu, Yuk simak ulasan lebih dalam mengenai wakaf disini!

Sekilas Mengenai Wakaf

Wakaf merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab yakni waqf yang memiliki arti menahan, berhenti, atau diam. Maksud dari arti menahan adalah untuk tidak diwariskan, diperjualbelikan, maupun dihadiahkan. Singkatnya, wakaf dapat diartikan sebagai penahanan harta miliki seseorang untuk suatu lembaga maupun orang lain.

Wakaf Uang Diperbolehkan Hak Atas Tanah Yang Dapat Di Wakafkan

Tujuan dengan memberikan harta tersebut terhadap orang lain atau pihak lembaga yakni untuk memberikan manfaat bagi banyak orang. Amalan yang satu ini juga dapat dikatakan sebagai amal ibadah yang istimewa dan berbeda dengan ibadah yang lain. Hal ini dikarenakan pahala yang didapatkan akan terus mengalir tanpa ada batas waktunya.

Jenis Harta Benda Wakaf

Mengenai wakaf, di dalam undang undang dasar negara Republik indonesia nomor 42 tahun 2004 dijelaskan bahwa harta benda wakaf terdiri dari dua jenis. Kedua jenis tersebut antara lain adalah benda tidak bergerak dan benda tidak bergerak. Yang dimaksud dengan benda tidak bergerak yaitu meliputi bangunan tanah, tanaman, maupun benda lain yang berkaitan dengan tanah.

Sedangkan benda bergerak merupakan harta benda yang tidak dapat habis karena dikonsumsi. Contohnya saja seperti logam mulia, surat berharga, kendaraan, hak sewa, hak kekayaan intelektual, uang serta benda bergerak lainnya yang sesuai dengan undang undang dan syariat yang telah ditentukan. Apakah wakaf uang diperbolehkan? mari simak penjelasannya.

Dasar Hukum Serta Penjelasan Dari Wakaf Sejumlah Uang

Wakaf satu ini merupakan wakaf yang dilakukan oleh seseorang, lembaga, badan hukum, maupun kelompok orang dalam bentuk uang tunai. Jenis wakaf yang satu ini mulai dilakukan sejak awal abad kedua hijriah. Jadi, pada zaman Rasulullah SAW. jenis wakaf satu ini belum dikenal. Pada abad ke 15 kegiatan wakaf yang satu ini telah menjadi hal yang familiar di Negara Turki.

Wakaf Uang Diperbolehkan wakaf uang

Memasuki abad ke 20, pemikiran islam di berbagai penjuru dunia termasuk Indonesia sudah semakin berkembang. Berbagai lembaga seperti ekonomi, pasar modal, asuransi, zakat, hingga wakaf semakin banyak bermunculan dan memberikan dampak bagi umat islam. Wakaf jenis satu ini juga semakin berkembang dan lebih dikaji secara mendalam.

Di Indonesia sendiri sebagian orang juga sudah banyak yang melakukan jenis wakaf satu ini. Namun, bagaimanakah sebenarnya hukum dari jenis wakaf yang satu ini? Menurut majelis ulama Indonesia, hukum dari wakaf yang satu ini adalah jawaz yang artinya boleh. Sehingga, wakaf ini boleh dilakukan untuk digunakan dan disalurkan pada hal hal yang dibolehkan secara syar’i.

Wakaf satu ini harus benar benar dijaga kelestariannya dan tidak boleh dihibahkan, diwariskan, maupun dijual. Menurut pendapat ulama Imam Al Zuhri, wakaf tunai atau wakaf dinar hukumnya adalah boleh. Cara melakukannya yakni dengan menjadikan dinar maupun mata uang lainnya sebagai modal usaha dan keuntungannya disalurkan kepada mauquf alaih.

Selain itu, terdapat pula ulama lain dari mazhab Hanafi mengatakan bahwa wakaf uang diperbolehkan sebagai pengecualian atas dasar Istihsan bi al urfi. Karena wakaf tunai diperbolehkan secara agama dan hukum yang ada di Indonesia, maka tidak ada salahnya jika umat islam melakukan dan mengamalkannya.

Itulah sekilas informasi mengenai wakaf tunai serta dasar hukum dan penjelasannya. Dengan adanya informasi mengenai jenis wakaf yang satu ini, semoga dapat memberikan anda wawasan dan dapat melakukan amalan tersebut. Sehingga, amalan yang anda perbuat tersebut dapat bermanfaat bagi banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *